Taman Nasional Betung Kerihun; Kawasan Konservasi Lintas Batas di Jantung Borneo

13 05 2010

Oleh : Paulina, S.Hut

Pada mulanya, Taman Nasional Betung Kerihun bernama Taman Nasional Bentuang Karimun. Namun pada tahun 1999, nama Taman Nasional yang wilayahnya memanjang dari barat ke timur ini dirubah menjadi Taman Nasional Betung Kerihun. Betung merupakan nama gunung yang berada di bagian barat kawasan dan Kerihun adalah gunung yang berada di bagian timur kawasan.

 

Kawasan Konservasi Lintas Batas

Dengan luas 800.000 hektar serta letaknya yang berada di perhuluan sungai dan perbatasan negara membuat TNBK memiliki nilai strategis yang amat penting. Beberapa nilai penting tersebut antara lain;  pertama, sebagai sumber kehidupan  karena merupakan bank plasma (genetic resource)dan sumber air, kedua, TNBK sebagai focus area berbagai program konservasi seperti Heart of Borneo dan Kabupaten Konservasi, ketiga, berada dalam program nasional pengembangan wilayah perbatasan, keempat, sebagai nominasi warisan alam dunia lintas batas (trans-boundary rainforest heritage of borneo) dan kelima, sebagai salah satu target pembangunan taman nasional model. Dengan memiliki nilai strategis yang cukup tinggi ini TNBK cukup banyak mendapat perhatian, baik dari dalam maupun luar negeri.

Di Indonesia ada beberapa kawasan taman nasional yang berbatasan langsung dengan negara tetangga  yaitu Taman Nasional Betung Kerihun (TNBK) dan Taman Nasional Kayan Mentarang yang berbatasan dengan Malaysia serta Taman Nasional Wasur yang berbatasan dengan negara Papua New Guinea. Dari ketiga taman nasional tersebut hanya TNBK saja yang secara langsung berbatasan dengan kawasan konservasi di Malaysia yaitu Lanjak Entimau Wildlife Sanctuary (LEWS).

Karena posisi geografisnya yang berbatasan langsung dengan kawasan konservasi di negara Malaysia, seperti yang disampaikan dalam sambutan Menteri Kehutanan dan Perkebunan pada acara serah terima dokumen Development of Bentuang Kerimun Nature Reserve as a National Park, kawasan yang terbagi dalam 4 Sub DAS wilayah pengelolaan ini menjadi kawasan konservasi lintas batas (transboundary conservation area) pertama di Asia yang mempunyai ciri khas dan karakteristik spesifik berupa keanekaragaman hayati, kekayaan flora dan fauna serta keunikan budaya masyarakatnya. Kawasan konservasi lintas batas ini sendiri meliputi areal seluas 1.000.000 Ha yang mana 800.000 Ha berada di TNBK dan sisanya 200.000 Ha ada di LEWS Malaysia.

TNBK di Jantung Borneo

Istilah HoB atau jantung borneo diinisiasi pertama kali secara resmi pada forum trilateral antara Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam yang bertema THREE COUNTRIES-ONE CONSERVATION VISION. Pada forum yang dilaksanakan tanggal 5-6 April 2005 ketiga Negara ini berkomitmen untuk melakukan upaya-upaya  konservasi dan  pembangunan secara berkelanjutan di kawasan jantung Borneo di perbatasan Republik Indonesia, Malaysia dan sebagian wilayah Negara Brunei Darussalam. Selang dua tahun kemudian tepatnya tanggal 12 Februari 2007 HoB dideklarasikan di Nusa Dua, Bali.

Heart of Borneo atau Jantung Kalimantan ini sendiri  merupakan suatu upaya konservasi hutan lintas Negara Indo-Malayan di Asia Tenggara, tepatnya di Pulau Borneo, dengan areal seluas 220.000 km2 atau hampir sepertiga dari luas total Pulau Borneo, yang mencakup wilayah Indonesia (57,1% ), Malaysia (42,3%) dan Brunei Darussalam (0,6%).

Tujuan dari pengelolaan area HoB ini yaitu :

  • Mendorong pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan di dalam jaringan kawasan koservasi, kawasan lindung  serta hutan produksi dan areal penggunaan lahan lainnya.
  • Terwujudnya pelaksanaan kebijakan dan hukum yang mendukung pengelolaan berkelanjutan area HoB yag sesuai dengan perjanjian multilateral maupun bilateral yang ada.
  • Terwujudnya pembangunan berbasis kaidah-kaidah ilmiah dan kearifan local bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penerapan pengelolaan berkelanjutan, perlindungan, pendidikan dan pelatihan, maupun kegiatan lainnya yang relevan dengan pengelolaan lintas batas, koservasi dan pengembagan wilayah di area HoB.

Di wilayah Indonesia, kawasan HoB ini meliputi  sepuluh kabupaten dari 3 provinsi yaitu Katingan, Barito Utara, Gunung Mas dan Murung Raya di Kalimantan Tengah, Nunukan, Malinau dan Kutai Barat di Kalimantan Timur serta Kapuas Hulu, Melawi dan Sintang di Kalimatan Barat. Dari 10 kabupaten yang ada di Kalimantan tersebut  ada 2 kabupaten konservasi yang termasuk dalam kawasan HoB, yaitu Kabupaten Kapuas Hulu di Kalimantan Barat serta Kabupaten Malinau di Kalimantan Timur yang mana masing-masing kabupaten tersebut dideklarasikan sebagai kabupaten konservasi pada tanggal 1 Oktober 2003 dan 5 Juli 2005. Di Kapuas Hulu sendiri ada 2 kawasan konservasi, salah satunya adalah Taman Nasional Betung Kerihun.

TNBK memerankan posisi yang penting di HoB. Hal ini  dapat dilihat dari coverage area seluas 800.000 hektar, kemudian tingginya keragaman biodiversity serta keragaman adat dan budaya masyarakat yang berada di sekitar kawasannya. Selain itu factor sebagai kawasan konservasi lintas batas juga membuat TNBK memiliki nilai tambah. Oleh karena itu, kawasan yang memiliki motto “Lestari Alamku, Lestari Adat dan Budayaku” ini dalam kiprah pengelolaannya selalu menyelaraskan dengan tujuan yang ingin dicapai dalam penetapan kawasan konservasi lintas batas maupun dalam program pengembangan HoB, diantaranya yaitu pengelolaan kawasan yang berbasis masyarakat, pengembangan ekowisata berbasis masyarakat, program staff exchange dan studi banding ke kawasan konservasi di Malaysia, pengamanan wilayah perbatasan dengan melibatkan unsur masyarakat, TNI dan POLRI, serta mendorong penguatan hukum adat sebagai bagian dari kearifan local masyarakat. Kedepannya diharapkan dukungan penuh dari pemerintah baik pemerintah pusat maupun daerah serta lembaga swadaya masyarakat yang concern terhadap konservasi  dalam melakukan pengelolaan terhadap kawasan yang juga menjadi nominasi warisan alam dunia lintas batas ini**************


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: